by

Apa itu Infused Water?

Sudah banyak inovasi yang dilakukan untuk kita dalam menjaga kesehatan tubuh kita, salah satunya adalah memanfaatkan kandungan mineral yang terkandung di air mineral dengan buah-buahan, Sayur maupun herbal, atau yang sering dikenal dengan Infused Water. Infused water dibuat dengan menambahkan potongan buah, sayuran, maupun herbal ke dalam sebotol air mineral. Minuman ini akan disimpan dalam sebotol air mineral dan dinginkan di dalam kulkas setidaknya 1-12 jam agar sari buah lebih menyatu dengan air. Setelah didiamkan dalam waktu yang lama, potongan buah atau sayuran yang digunakan biasanya akan menjadi lembek. Bagi beberapa orang, bahan-bahan tersebut dibuang karena dirasa kurang enak ketika dimakan. Oleh sebab itu, banyak orang menyebut infused water sebagai minuman rasa buah atau minuman sari buah. Lantaran mereka hanya mengkonsumsi air rendaman buah dan sayuran saja. (1)

Terlepas bagaimana cara kita mengkonsumsinya, infused water diklaim sebagai salah satu minuman menyehatkan yang memiliki banyak manfaat. Padahal sampai saat ini berbagai klaim yang ada belum terbukti secara ilmiah kebenarannya. infused water direkomendasikan untuk dikonsumsi mereka yang tengah berencana menurunkan berat badan. Sayangnya, belum ada penelitian yang menyebutkan kapan sebaiknya infused water diminum. Namun, bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, infused water yang terbuat dari buah-buahan yang asam seperti lemon tidak disarankan untuk diminum saat pagi hari. Rasa asam buah dapat memicu kenaikan tingkat asam lambung dan menyebabkan gejala yang kurang nyaman.Selain itu, untuk mereka yang tengah berencana menurunkan berat badan juga direkomendasikan untuk memenuhi jumlah asupan air, seperti dari infused water. Melansir Healthline, orang dewasa yang kelebihan berat badan yang minum sekitar setengah liter air sebelum makan akan kehilangan 40 persen lebih banyak berat badan daripada mereka yang tidak. Air akan menaikkan metabolisme dan menekan nafsu makan seseorang. Jadi, apabila kita minum air sebelum makan, seperti misalnya infused water, kita akan lebih sedikit makan. (2)

Lemon menjadi jenis buah yang paling populer dijadikan infused water karena dipercaya bisa membuat tubuh lebih bugar serta bisa membantu menurunkan berat badan. Sebenarnya, sah-sah saja jika kita ingin mengkonsumsi infused water lemon. Namun, karena khasiatnya belum terbukti, sebaiknya konsumsi minuman ini tidak dilakukan secara berlebihan. Alih-alih memberi manfaat sehat, konsumsi air lemon secara berlebihan malah bisa memberi efek samping berupa:

  • Kerusakan Gigi

Terlalu banyak mengkonsumsi infused water yang terbuat dari lemon disebut bisa memicu kerusakan gigi. Kandungan asam yang terdapat dalam lemon bisa mengikis lapisan enamel gigi. Semakin sering mengonsumsi air lemon, lapisan tersebut akan semakin tipis dan risiko kerusakan gigi menjadi lebih besar. Untuk menekan risiko ini, kita bisa mencoba untuk menggunakan sedotan saat minum air lemon atau selalu bersihkan mulut dengan minum air putih setelah konsumsi infused water lemon.

  • Sakit Perut

Konsumsi air lemon tidak dianjurkan pada pagi hari, terutama pada orang yang memiliki riwayat penyakit maag atau lambung. Asupan air lemon yang berlebihan disebut bisa meningkatkan risiko penyakit pencernaan dan GERD. Lagi-lagi, risiko penyakit ini meningkat karena kandungan asam yang terkandung dalam lemon.

  • Sariawan Parah

Sariawan menjadi gangguan kesehatan yang terkesan sepele namun bisa sangat mengganggu. Sebab, munculnya luka sariawan di mulut bisa memicu rasa tidak nyaman hingga nyeri. Ternyata, konsumsi terlalu banyak air lemon bisa meningkatkan risiko penyakit ini menyerang. Orang yang mengonsumsi air lemon, bahkan saat sedang mengalami sariawan juga bisa membuat luka tersebut menjadi lebih parah dan meningkatkan risiko iritasi.

  • Memicu Migrain

Air lemon bisa memicu terjadinya migrain atau sakit kepala. Risiko penyakit ini meningkat pada orang yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit ini. Maka dari itu, sangat penting untuk menghindari konsumsi infused water berlebih. Boleh saja mengkonsumsi infused water, tetapi pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan air putih, setidaknya 2 liter atau 8 gelas air putih dalam satu hari. (3)

Maka dari itu, untuk lebih aman dalam mendapatkan tubuh yang lebih sehat, ada baiknya kita tidak terlalu sering mengkonsumsi infused water. Sesekali saja kita mengkonsumsi infused water, jangan dijadikan sebuah rutinitas harian kita. Cukup dengan air mineral, kita mendapatkan kebutuhan mineral kita untuk menjaga kebugaran tubuh kita. Seperti AQUA.

Sumber air AQUA berasal 17 sumber air pegunungan terpilih Indonesia yang membentang dari Sabang hingga Merauke. AQUA memilih sumber air pegunungan terbaik, dari sumber air lapisan tanah dalam. AQUA juga merawat lingkungan sekitar untuk menjaga kelestarian sumber air, seperti penanaman lebih dari 2 juta pohon dan perlindungan 10 hektar tanah di sekitar sumber air, agar alam dapat terus mengalirkan kebaikan untuk kita. Kebaikan dari alam dibotolkan langsung di sumbernya, melalui cara yang intensif namun efektif dengan pengawasan secara real time untuk menjaga kualitas terbaik saat produksi dan pengemasan hingga kebaikannya sampai di tangan kita.  Setelah mengetahui ciri kualitas air minum yang baik, sekarang menerapkan gaya hidup sehat dengan cukup minum air sesuai kebutuhan tubuh pun semakin mudah dilakukan.

Pilih AQUA, karena hanya AQUA lebih dari 45 tahun murni langsung dari sumbernya. Kesegarannya tetap terjaga di setiap tetes kemurniannya melewati lebih dari 400 cek kualitas.(4)

  1. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/4-manfaat-minum-infused-water/#gref
  2. https://www.halodoc.com/artikel/waktu-paling-baik-mengonsumsi-infused-water
  3. https://www.halodoc.com/artikel/adakah-efek-samping-dari-minum-infused-water
  4. https://www.sehataqua.co.id/cara-praktis-mengetahui-kualitas-air-minum-yang-baik/

News Feed